(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup naik 15,13 poin atau 0,03 persen ke posisi 26.809,37, penutupan tertinggi sejak April 1991. Demikian untuk indeks Topix 1,77% naik 0,07% menjadi 1.775,25. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020 bergerak negatif dengan naik 10 poin atau 0,04% ke posisi 26.850.
Kekuatan saham Nikkei di-support keuntungan bursa saham Wall Street yang merespon berita positif peluncuran vaksin corona dan harapan stimulus ekonomi AS dan Jepang. Perdana Menteri Yashuhide Suga hari ini berjanji untuk mengumpulkan bantuan stimulus yang akan difokuskan untuk menopang ekonomi Jepang setelah pandemi. Di AS, Ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer menyerukan pembicaraan segera dan proposal bantuan bipartisan senilai US$ 908 miliar harus menjadi dasar untuk negosiasi.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan 2 indeks utama masih di zona hijau yang dibatasi oleh berita pesimis vaksin Pfizer. Kemudian harga minyak mentah dunia bergerak kuat merespon kebijakan OPEC yang akan pangkas produksi 7,2 juta barel dimulai bulan Januari.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini terkoreksi. Dan awal sesi akan naik ke posisi 26890, dan jika tembus akan lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke 26684, jika tembus akan lanjut ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27096 | 27010 | 26870 | 26780 | 26644 | 26550 | 26418 |
| Buy Avg | 26886 | Sell Avg | 26665 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



