(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng sesi sebelumnya ditutup turun 182,3 poin atau 0,7% ke posisi 26.207,29, terendah sejak 13 November. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan ditutup turun 0,4% menjadi 10.399,56 Indeks Hang Seng berjangka bulan November bergerak negatif dengan turun 126 poin atau 0,48% ke posisi 26238.
Hang Seng terpukul oleh tekanan lanjutan saham teknologi pasca kebijakan denda pemerintah China terhadap 2 raksasa perusahaan teknologi atas pelanggaran praktek monopoli. Ini adalah pertama kalinya Beijing mendenda perusahaan Internet mana pun karena melanggar undang-undang anti-monopoli 2008 dengan tidak melaporkan kesepakatan pemeriksaan anti-trust yang dilaporkan secara tepat.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup menguat dengan Nasdaq mencapai rekor baru penutupan tertinggi sepanjang sejarah. Demikian harga minyak mentah dunia memperpanjang kenaikan karena investor mencoba fokus pada prospek stimulus AS lebih lanjut dan peluncuran vaksin virus corona.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi akan naik ke kisaran 26330, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 26150, dan jika tembus akan lanjut ke S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 26562 | 26440 | 26368 | 26245 | 26174 | 26050 | 25980 |
| Buy Avg | 26350 | Sell Avg | 26170 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



