Kospi 22 Desember Terjun dari Posisi Rekor Karena Kasus Covid-19

424
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Terjadi profit taking yang cukup besar pada perdagangan bursa saham Korea Selatan  hari Selasa (22/12/2020) setelah sebelumnya berada di posisi rekor tertinggi sepanjang masa. Indeks Kospi terjun ke posisi terendah 2 pekan  karena  kekhawatiran penyebaran kasus COVID-19 di dalam dan luar negeri.

Berita jenis virus corona baru yang bermutasi dan menyebar cepat yang diidentifikasi baru-baru ini di Inggris telah menyebabkan kekacauan perjalanan di negara itu seperti Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Austria, Belgia, dan Irlandia memutuskan untuk menangguhkan penerbangan dan juga cargo.

Secara lokal, Korsel menambahkan 869  kasus baru COVID-19 dan  membukukan total kematian harian tertinggi untuk hari kedua berturut-turut. Otoritas kesehatan  menaikkan pedoman jarak sosial negara itu ke Level 3, yang tertinggi dalam skema lima tingkatnya seperti melarang pertemuan pribadi lima orang atau lebih dari Kamis hingga 3 Januari di seluruh negeri.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) harian ditutup turun 44,97 poin atau 1,62 persen lebih rendah  pada 2.733,68. Demikian untuk indeks Kospi200 anjlok 5,75 poin atau 1,54% ke posisi 366.43, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 371.91 dan sempat turun ke posisi terendah di  366.43.

Mayoritas saham papan atas diperdagangkan lebih rendah seperti saham pemimpin pasar Samsung Electronics kehilangan 0,96 persen, saham  SK hynix merosot 3,02 persen, saham perusahaan farmasi terkemuka Samsung Biologics anjok 2,43 persen, saham Celltrion turun 2,18 persen, saham produsen bahan kimia terkemuka LG Chem turun 2,21 persen, saham Hyundai Motor turun 1,6 persen dan saham POSCO merosot 2,55 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here