(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng pada sesi perdagangan akhir tahun naik 84 poin atau 0,31% lebih tinggi ke posisi 27.231, penutupan tertinggi sejak 21 Februari. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 0,71% menjadi 10.738,40. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Desember 2020 bergerak positif dengan naik 67 poin atau 0,25% ke posisi 27.219.
Sepanjang tahun Hang Seng alami tekanan dengan turun 3,4% di tengah ketegangan politik AS-China yang memanas dan undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan oleh Beijing sehingga sempat anjlok ke posisi terburuk dalam 12 tahun dan meningkatkan kekhawatiran atas arus keluar modal.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa Wall Street akhir tahun ditutup menguat dengan cetak rekor tertinggi pada 2 indeks utamanya dan sepanjang tahun cetak prestasi yang hebat. Namun untuk harga minyak mentah berjangka akhir tahun retreat diatas kisaran $50. Sepanjang tahun turun 20% karena pandemi COVID-19 dan kelebihan pasokan yang disebabkan oleh perang harga antara Arab Saudi dan Rusia.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi akan naik ke kisaran 27235, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 27180, dan jika tembus akan lanjut ke S1 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27404 | 27350 | 27284 | 27230 | 27164 | 27110 | 27044 |
| Buy Avg | 27360 | Sell Avg | 27120 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



