(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan akhir tahun ditutup naik 52,96 poin atau 1,88% pada rekor tertinggi 2.873,47, kenaikan untuk hari kelima berturut-turut. Demikian untuk indeks Kospi200 naik 8,02 poin atau 2,10% ke posisi 389.29, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 390.04 dan sempat turun ke posisi terendah di 379.14.
Sepanjang tahun 2020, indeks Kospi melonjak 30,8%, kenaikan terbesar sejak 2009. Demikian juga melonjak 23,4% pada kuartal terakhir, lompatan kuartalan terbesar dalam lebih dari 17 tahun. Penguatan Kospi sepanjang tahun karena investor menyambut rekor langkah-langkah stimulus dari bank sentral di seluruh dunia yang bertujuan untuk meredakan penurunan ekonomi yang disebabkan dari pandemi virus corona.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa Wall Street akhir tahun ditutup menguat dengan cetak rekor tertinggi pada 2 indeks utamanya dan sepanjang tahun cetak prestasi yang hebat. Namun untuk harga minyak mentah berjangka akhir tahun retreat diatas kisaran $50. Sepanjang tahun turun 20% karena pandemi COVID-19 dan kelebihan pasokan yang disebabkan oleh perang harga antara Arab Saudi dan Rusia.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 retreat, dan awal sesi akan naik menuju posisi 390.10, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya, indeks akan turun ke posisi 381.90 dan jika tembus turun ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 404.07 | 397.05 | 393.17 | 386.05 | 382.27 | 375.20 | 371.37 |
| Buy Avg | 391.80 | Sell Avg | 379.55 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



