(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal tahun 2021 Senin sore ini (4/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat tajam, mengurangi sebagian gain sesi siangnya, berada di posisi sekitar 6 bulan terkuatnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah rebound di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 1,21% atau 170 poin ke level Rp 13.900 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.070.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 13.917, kemudian bergerak kuat ke Rp13.854, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 13.900. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar merosot di pasar uang Eropa setelah rebound; cenderung bearish untuk tahun 2021 dengan investor melihat kebijakan suku bunga rendah the Fed dan indikasi pemulihan ekonomi global.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 89,61, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 89,93.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi, terpantau rebound kuat 125,825 poin (2,10%) ke level 6.104,898, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat di awal tahun baru di tengah rilis aktivitas manufaktur China yang berekspansi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.850 – Rp 14.274.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido



