Bursa Wall Street Awal 2021 Terkoreksi Berita Covid-19 dan Lockdown

602
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Mengawali perdagangan saham tahun 2021 di bursa Amerika terjadi aksi profit taking yang mengkoreksi rekor tertinggi pada akhir tahun lalu. Pembukaan perdagangan dimulai dengan kekuatan saham momentum awal tahun baru, kemudian masuk zona merah pada penutupan sesi Selasa dinihari WIB (5/1/2021).

Indeks Dow Jones terkoreksi 382,59 poin atau turun 1,3 persen menjadi 30.223,89, indeks Nasdaq turun 189,84 poin atau 1,5 persen menjadi 12.698,45 dan indeks S&P 500 turun  55,42 poin atau 1,5 persen menjadi 3.700,65. Profit taking terjadi setelah   Dow Jones dan S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru awal sesi.

Sentimen yang memicu profit taking oleh kekhawatiran tentang lonjakan kasus virus corona baru-baru ini di beberapa bagian dunia, dengan varian virus baru terdeteksi di AS untuk pertama kalinya.  Selain itu Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mengumumkan bahwa negaranya akan kembali lockdown hingga pertengahan Februari.

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga sedang mempertimbangkan untuk mengumumkan keadaan darurat di wilayah Tokyo dan sekitarnya untuk mengekang penyebaran virus corona di negara tersebut.

Dari laporan ekonomi AS, Departemen Perdagangan merilis laporan yang menunjukkan peningkatan berkelanjutan dalam pengeluaran konstruksi di bulan November. Biaya konstruksi naik 0,9 persen ke tingkat tahunan $1,459 triliun pada November setelah melonjak 1,6 persen ke tingkat  $1,447 triliun pada Oktober.

Secara sektoral, saham maskapai penerbangan bergerak melemah tajam dengan penurunan 5,2 persen oleh NYSE Arca Airline Index. Kelemahan substansial juga terlihat di antara saham real estat komersial dengan penurunan 3,4 persen oleh Dow Jones U.S. Real Estate Index. Sementara itu, saham emas meroket seiring dengan peningkatan harga logam mulia yang mendorong NYSE Arca Gold Bugs Index naik 7,6 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here