(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (5/1/21), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup terkoreksi, stabil dari posisi sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah melemah terbatas di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini terkoreksi tipis 0,14% atau 20 poin ke level Rp 13.920 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.900.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka stabil ke Rp 13.900, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp13.920, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 13.920. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar menurun di pasar uang Eropa setelah terkoreksi; tertekan penguatan nilai tukar yuan setelah sempat naik sebagai safe haven di tengah menanjaknya kasus Covid-19.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 89,67, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 89,87.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi, terpantau menguat 32,445 poin (0,53%) ke level 6.137,343, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif di tengah berlanjut naiknya kasus baru Covid-19.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.992 – Rp 14.302.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido



