(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Rabu (6/1/2021) yang dibuka sama dengan posisi sebelumnya bergerak negatif oleh posisi dolar AS yang bergerak di posisi terendah 34 bulan. Yen Jepang rally 3 sesi berturut pada posisi tertinggi 10 bulan lebih di tengah penguatan sentimen perdagangan aset risiko dari rebound bursa saham AS dan juga kenaikan imbal hasil obligasi AS.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya masih bergerak lemah di pasar uang Asia setelah sebelumnya tertekan; dipengaruhi oleh keputusan China untuk menaikkan nilai tukar yuan resminya. Bank sentral Tiongkok menetapkan titik tengah mata uang pada 6,4760 per dolar, menaikkannya sebesar 1% dari level sebelumnya.
Dari sisi laporan ekonomi, investor menunggu data caixin services PMI China yang diperkirakan menguat serta data sentimen konsumen Jepang yang diperkirakan lebih rendah dari periode sebelumnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang dibuka pada posisi 102.69 sedang meluncur menuju 102.55 dan jika tembus lanjut ke S1 hingga S3. Namun jika bergerak sebaliknya akan naik ke pivot, jika tembus lanjut ke R1 dan juga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 103.64 | 103.41 | 103.05 | 102.82 | 102.46 | 102.24 | 101.88 |
| Buy Avg | 102.90 | Sell Avg | 102.46 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



