Forex Eropa USDJPY 8 Januari: Yen Terendah 3 Pekan oleh Kondisi Darurat Covid di Tokyo

693

(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Jumat (8/1/2021) sedang bergerak kuat untuk 3 sesi berturut oleh penguatan dolar AS dan ramainya minat perdagangan aset risiko. Yen Jepang anjlok ke posisi terendah 3-pekan  terhadap dolar AS setelah Perdana Menteri Yoshihide Suga mengumumkan keadaan darurat di wilayah metropolitan Tokyo karena lonjakan kasus covid-19.

Sementara itu, pejabat senior dari kementerian keuangan Jepang, bank sentral dan regulator keuangan bertemu untuk menunjukkan kewaspadaan atas penguatan yen hingga tertinggi sembilan bulan, mendorong eksportir Jepang merugi ketika mereka sudah menghadapi permintaan yang lebih rendah di tengah pandemi.

Namun terdapat sentimen kuat dari laporan ekonomi yang dirilis hari ini, data  belanja rumah tangga di Jepang naik 1,1% secara riil di November dari tahun sebelumnya menyusul kenaikan 1,9% di bulan sebelumnya sementara indeks ekonomi utama negara itu melonjak ke level tertinggi tiga tahun.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak menanjak di pasar uang Eropa setelah menguat 2 hari; bangkit dari hampir 3 tahun terendahnya ditopang kenaikan yields U.S. Treasury sembari menantikan rilis data non-farm payroll.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY  akan lanjut menguat, dan kini pair berada di posisi 104.01 yang berusaha mendekati  ke resisten kuat di 104.18 – 104.42. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya, pair akan terkoreksi  kembali ke posisi  103.75 sebelum ke pivot, jika tembus akan meluncur ke support kuat di 103.20-102.86.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here