(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan akhir pekan cetak gain kuat dengan naik 3% lebih pada perdagangan hari Jumat (8/1/2021) hingga menembus atas kisaran 3100 pertamakalinya. Indeks Kospi pekan ini berjaya di posisi rekor tertingginya dengan weekly gain 6,51%.
Sentimen positif diperoleh dari ekspektasi Korea Selatan diperkirakan telah melewati puncak gelombang COVID-19 ketiga berkat pedoman jarak sosial yang ketat setelah melaporkan jumlah kasus terendah sejak awal Januari pada hari Jumat.
Saham terus menguat di tengah ekspektasi bahwa perubahan paradigma politik AS akan membantu meningkatkan stimulus untuk merangsang ekonomi terbesar di dunia dan menguntungkan mitra dagang dan industri keuangan yang didorong ekspor. Terkait virus corona, terjadi perlambatan pada kasus covid-19 di Korea Selatan setelah melaporkan 870 kasus baru, tetap di bawah 1.000 selama tiga hari berturut-turut.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik 120,5 poin atau 3,97 persen lebih tinggi ke posisi 3.152,18, mencatat lompatan harian terbesar sejak 16 Juni 2020. Demikian untuk indeks Kospi200 naik 19,41 poin atau 4,72% ke posisi 430.22, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 431.99 dan sempat turun ke posisi terendah di 412.06.
Lonjakan Kospi akhir pekan disupport saham Hyundai Motor dan Samsung Electronics yang melonjak 19,42% dan 7,12% masing-masing kata para pejabat. Saham Hyundai Motor meroket setelah perusahaan mengatakan sedang dalam diskusi awal dengan Apple, menyusul laporan media bahwa keduanya sedang dalam pembicaraan untuk bekerja sama dalam mobil listrik dan baterai.
Lonjakan saham Samsung Electronics, sebagai pemasok chip memori terkemuka dunia, sebagian besar karena ekspektasi kenaikan permintaan global. Dimana perusahaan ini memperkirakan pendapatan kuartal keempat tahun 2020 yang solid karena permintaan chip yang kuat.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



