(Vibiznews – Indeks) – Mengakhiri perdagangan saham pekan ini, terjadi pergerakan yang fluktuatif di bursa Amerika pada sesi yang berakhir Sabtu dini hari WIB (9/1/2021). Namun indeks saham utama Wall Street mampu memperpanjang posisi rekor tertingginya di zona positif. Demikian secara mingguan berhasil cetak weekly gain, dengan Nasdaq melonjak 2,4 persen, indeks S&P 500 dan Dow Jones masing-masing melonjak 1,6 persen dan 1,8 persen.
Indeks Nasdaq melonjak 134,50 poin atau 1 persen menjadi 13.201,98, indeks Dow Jones naik 56,84 poin atau 0,2 persen menjadi 31.097,97 dan indeks S&P 500 naik 20,89 poin atau 0,6 persen menjadi 3.824,68. Kekuatan saham Wall Street duntungkan oleh optimisme pemerintah AS akan luncurkan banyak stimulus dan penanganan yang lebih baik dari peluncuran vaksin virus corona.
Fluktuatifnya pergerakan saham dibayangi oleh laporan Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan penurunan tak terduga dalam pekerjaan AS di bulan Desember. Data NFP turun 140.000 pekerjaan pada bulan Desember setelah naik 336.000 pekerjaan pada November. Penurunan ini mengejutkan para ekonom karena ekonom memperkirakan terjadi peningkatan sekitar 71.000 pekerjaan.
Secara sektoral, mayoritas sektor utama akhiri perdagangan dengan pergerakan yang relatif melemah. Saham yang bertahan di zona hijau seperti saham perangkat lunak dan saham real estat komersial. Untuk pelemahan sektor dipimpin oleh saham emas dengan Indeks Bugs Emas Arca NYSE anjlok 5 persen. Kemudian saham tembakau alami penurunan 2,3 persen pada NYSE Arca Tobacco Index, disusul dengan saham perumahan dan gas alam.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



