(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan saham di bursa Wall Street berhasil mencetak gain pada sesi yang berakhir Rabu dini hari WIB (13/1/2021), meski moderat setelah bergerak fluktuatif. Semua indeks utama bursa Amerika rebound setelah sesi awal pekan alami tekanan profit taking.
Indeks Dow Jones mengakhiri sesi dengan kenaikan 60 poin atau 0,19 persen pada 31.068,69, setelah naik ke level tertinggi 31.114,56. Indeks S&P 500 naik tipis 1,58 poin atau 0,04 persen ke posisi 3.801,19, sedangkan indeks Nasdaq ditutup naik 36 poin atau 0,28 persen pada 13.072,43.
Ketegangan politik di AS, dan kekhawatiran tentang meningkatnya kasus virus corona membebani perdagangan saham, sementara optimisme tentang stimulus fiskal besar lainnya mendorong kenaikan harga. Investor juga sedang menanti laporan pendapatan kuartalan perusahaan.
Indeks S&P 500 ditutup sedikit lebih tinggi, sementara itu saham perusahaan kecil melonjak ke rekor tertinggi karena investor menyukai segmen pasar yang lebih sensitif secara ekonomi karena mereka bertaruh pada pemulihan pada tahun 2021.
Secara sektoral, saham-saham perusahaan keuangan memimpin kekuatan seperti saham Goldman Sachs naik 2,78%, saham JP Morgan Chase naik 1,57%, saham Bank of America naik 1,78% dan saham Well Fargo naik 2,11%. Kemudian disusul oleh kekuatan saham sektor ritel seperti saham Walmart menguat 1,14%, saham Amazon naik 0,21%, saham Home Depot naik 1,88%.
Saham-saham raksasa media sosial masih anjlok pasca tindakan mereka membekukan akun dari Presiden AS Donald J.Trump, saham Twitter anjlok 2,34%, saham Facebook anjlok 2,24%, saham Alphabet turun 1,14% dan saham Apple turun 0,18%. (Lihat: Saham Twitter dan Facebook Mengalami Tekanan, Pasca Penghapusan Akun Trump)
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



