(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (27/1/2021) posisi aussie dalam pair AUDUSD terkoreksi dari penguatan di sesi Asia di tengah pelemahan sentimen aset risiko. Pair bergerak bearish oleh rebound kuat dolar AS dan rilis data ekonomi Australia yang kurang menggembirakan.
Indeks kepercayaan bisnis menurut survey National Australia Bank turun tajam menjadi 4 pada bulan Desember 2020, mencerminkan tekanan ekonomi pasca wabah COVID-19 di Sydney, sementara tingkat inflasi tahunan naik secara tak terduga menjadi 0,9% pada Q4 2020, data tertinggi dalam tiga kuartal.
Investor berhati-hati menjelang pernyataan kebijakan moneter Federal Reserve AS yang akan dirilis pada pertengahan sesi Amerika, sementara kelanjutan negosiasi stimulus fiskal AS yang masih menggantung juga membebani sentimen.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang dollar merangkak naik di pasar uang Eropa setelah terkoreksi di sesi sebelumnya; dollar sempat tertekan di tengah perkiraan investor bahwa the Fed akan kembali menegaskan kebijakan moneter sangat longgar dalam pertemuan minggu ini.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD ditutup menguat. Kini pair berada di posisi 0,7728 dan sedang turun mendekati posisi pivot harian di 0.7722, jika tembus akan meluncur ke support lemahnya di 0.7690 – 0.7664. Namun jika naik kembali ke posisi 0.7762, akan lanjut ke resisten kuat di 0.7775 – 0.7801.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



