Forex Eropa EURUSD 27 Januari 2021: Kontraksi Data GfK Jerman Membebani Sentimen

485
eurusd

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (27/1/2021)  posisi euro dalam pair EURUSD bergerak bearish oleh rebound dolar AS dan lemahnya sentimen perdagangan aset risiko yang merespon meningkatnya jumlah kasus covid-19 secara global. Pair juga mendapat tekanan dari rilis data GfK Jerman yang semakin kontraksi.

Perdagangan aset risiko melemah di tengah kekhawatiran atas peningkatan kasusu infeksi virus corona karena pandemi masih jauh dari terkontrol, dimana kasus global sudah mencapai 100 juta, menurut data Johns Hopkins. Sementara itu, investor juga menunggu keputusan kebijakan moneter Federal Reserve pada sesi Amerika malam nanti.

Indikator Iklim Konsumen GfK untuk Jerman turun ke level terendah 8 bulan -15,6 menuju Februari 2021, dari posisi turun -7,5 pada Januari,  dan jauh di bawah perkiraan -7,9. Semangat konsumen turun untuk bulan ke-4 berturut-turut, karena lockdown yang lebih ketat telah dilakukan sejak pertengahan Desember untuk menahan penyebaran cepat virus corona. Kepercayaan konsumen juga diperkirakan akan tetap lemah di bulan Maret.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang dollar merangkak naik di pasar uang Eropa setelah terkoreksi di sesi sebelumnya; dollar sempat tertekan di tengah perkiraan investor bahwa the Fed akan kembali menegaskan kebijakan moneter sangat longgar dalam pertemuan minggu ini.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD retreat, pair kini berada di posisi 1.2127 dan bergerak turun  menuju   posisi support kuat di 1.2119 – 1.2080. Namun jika bangkit kembali,  pair akan  naik ke posisi 1.2169 dan jika tembus mendaki resisten kuat di 1.2188-1.2215.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here