(Vibiznews – Indeks) – Aksi jual saham cukup besar masih berlanjut pada perdagangan bursa saham Hong Kong hari Rabu (27/1/2021), dengan posisi indeks Hang Seng semakin menjauhi posisi tertinggi 31 bulan. Indeks Hang Seng anjlok ke posisi terendah sepekan lebih, tertekan oleh pelemahan lanjutan saham sektor teknologi dan manufaktur.
Profit taking pada sektor teknologi dan manufaktur setelah perdagangan sebelumnya terjadi lonjakan oleh aksi beli investor China daratan membeli rata-rata miliaran dolar Hong Kong per hari melalui Stock Connect .
Indeks harian Hang Seng ditutup turun 93,73 poin atau 0,32% lebih rendah pada 29.297,53. terendah sejak 18 Januari. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,38% menjadi 11.651,24. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Desember 2020 bergerak negatif dengan anjlok 166 poin atau 0,56% ke posisi 29279.
Secara sektoral bergerak mixed, dimana pelemahan saham dipicu paling tinggi oleh sektor teknologi dan manufaktur dengan turun 1,97% dan 2,23% masing-masing. Saham manufaktur yang paling terpukul yaitu saham Geely Automobile Holdings Ltd, yang turun 5,09%. Untuk sektor yang bergerak rebound yaitu sektor telekomunikasi dan energi dengan kenaikan 4,07% dan 3,30% masing-masing.
Saham China Traditional Chinese Medicine Holdings Co Ltd melonjak sebanyak 7,9% ke level tertinggi sejak 9 Juli 2020 setelah Reuters melaporkan bahwa konsorsium yang dipimpin oleh induknya berencana untuk mengambil alih perusahaan pembuat obat China tersebut.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



