Forex Eropa GBPUSD 28 Januari 2021: Tembus Support Kuat Karena Kasus Covid-19

578
London - Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (28/1/2021) posisi poundsterling dalam pair GBPUSD masih bergerak bearish melanjutkan sesi sebelumnya hingga menembus kisaran support kuatnya.  Pair tertekan oleh kekuatan dolar AS dan juga kenaikan kasus covid-19 di Inggris.

Pemerintah Inggris melaporkan pertambahan kasus baru covid-19 hari Rabu sebanyak 25 ribu lebih kasus baru atau naik sekitar 5000 kasus dari hari sebelumnya. Parlemen Inggris menyoroti lonjakan ini sebagai kegagalan pemerintah Boris Jhonson. Dalam pertemuan dengan PM Inggris tersebut, pemimpin Partai Buruh Sir Keir Starmer mengatakan pemerintah belum dapat menangani krisis akibat pandemi.

Starmer menyatakan kondisi ekonomi Inggris sudah mengalami resesi terdalam dari ekonomi besar mana pun dan PM Boris Jhonson perlu bekerja sama dalam mengendalikan virus corona di negeri tersebut.

Di sisi kebijakan moneter, penurunan suku bunga negatif diharapkan setelah Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan bahwa ada  banyak masalah  dengan pemotongan suku bunga di bawah nol.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang dollar menanjak naik di pasar uang Eropa setelah menguat sesi sebelumnya; dollar terangkat sebagai safe haven di tengah merosotnya bursa saham dan naiknya terus kasus virus corona.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD ditutup melemah. Kini pair berada di posisi 1,3656 dan berusaha mendaki kembali ke posisi 1.3691, jika tembus mendaki  ke resisten kuat di 1,3742- 1,3780. Namun jika bergerak lemah, akan  turun  kembali ke  1.3629 dan jika tembus akan meluncur ke support kuat di 1.3601 – 1.3570.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here