(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng pada sesi perdagangan sebelumnya ditutup turun 93,73 poin atau 0,32% lebih rendah pada 29.297,53. terendah sejak 18 Januari. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,38% menjadi 11.651,24. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Desember 2020 bergerak negatif dengan anjlok 166 poin atau 0,56% ke posisi 29279.
Indeks Hang Seng anjlok ke posisi terendah sepekan lebih, tertekan oleh pelemahan lanjutan saham sektor teknologi dan manufaktur. Profit taking pada sektor teknologi dan manufaktur setelah perdagangan sebelumnya terjadi lonjakan oleh aksi beli investor China daratan membeli rata-rata miliaran dolar Hong Kong per hari melalui Stock Connect .
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Amerika di Wall Street kembali lanjutkan koreksi dengan turun cukup signifikan semua indeks utamanya. Namun harga minyak WTI menguat moderat setelah data EIA menunjukkan persediaan minyak AS turun 9,91 juta barel pekan lalu, penurunan terbesar dalam enam bulan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi akan akan turun ke posisi 29110, dan jika tembus akan lanjut ke S1 hingga S2. Namun jika bergerak sebaliknya naik ke kisaran 29428, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29990 | 29828 | 29553 | 29392 | 29117 | 28956 | 28680 |
| Buy Avg | 29486 | Sell Avg | 28995 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



