(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Jumat (29/1/2021) yang dibuka lebih tinggi dari posisi penutupan sesi sebelumnya melaju dengan kuat merespon lonjakan perdagangan bursa saham Eropa dan juga Wall Street semalam. Kekuatan pair masih disupport oleh laju dolar AS.
Yen Jepang tertekan terhadap dolar pada seesi Asia oleh laporan produksi industri yang menunjukkam kontraksi lebih dalam dari periode sebelumnya. Produksi industri Jepang anjlok 1,6% pada periode bulan Desember 2020 setelah periode sebelumnya hanya kontraksi 0,5%.
Namun terdapat laporan ekonomi positif seperti pulihnya indeks harga konsumen Tokyo, dari kontraksi 0,9% naik ke 0,4% pada periode Desember 2020. Demikian juga data tingkat pengangguran sama dengan periode bulan sebelumnya di 2,9%.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak kuat di awal pasar uang Asia setelah terkoreksi tipis sesi sebelumnya. Dolar AS mendapat tekanan dari optimisme laporan PDB dan klaim pengangguran yang tinggikan bursa saham Wall Street.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak kuat, pair yang berada di posisi 104.43 berusaha mendaki kembali ke posisi 104.57 dan jika tembus dapat naik ke R2 dan juga R3. Namun jika terkoreksi kembali, akan turun ke posisi 104.18 sebelum mendekati S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 104.86 | 104.76 | 104.44 | 104.23 | 104.02 | 103.81 | 103.60 |
| Buy Avg | 104.60 | Sell Avg | 104.02 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



