(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (3/2/2021) posisi poundsterling dalam pair GBPUSD bergerak bearish oleh pergerakan kuat dolar AS. Dolar mendapat kekuatan dari kenaikan posisi imbal hasil obligasi AS merespon optimisme disahkannya stimulus fiskal dan juga
Poundsterling juga tertekan terhadap dolar AS oleh progress vaksinasi covid-19. dimana jumlah penduduk Amerika yang sudah di vaksin covid-19 melebihi Inggris yang baru sekitar 9 juta orang, namun orang Amerika yang sudah divaksin mencapai sekitar 12,5 juta. Sementara itu minggu depan diberitakan Pfizer dan Moderna juga meningkatkan pengiriman vaksin ke AS.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang dollar bergerak kuat di pasar uang Eropa melanjutkan gain 2 sesi sebelumnya; dollar mendapat sentimen dari pandangan investor bahwa AS lebih siap pulih ekonominya dibandingkan Eropa yang mengangkat imbal hasil obligasinya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD ditutup melemah. Kini pair berada di posisi 1,3639 yang turun mendekati support kuat di 1,3605-1,3576. Namun jika bergerak positif kembali akan mendekati posisi 1.3682 sebelum capai resisten kuat hariannya di 1.3715 – 1.3754.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



