Forex Eropa GBPUSD 8 Februari: Dilemahkan Kenaikan Yield Obligasi AS

768
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (8/2/2021) posisi poundsterling dalam pair GBPUSD turun dari posisi tertinggi sepekan yang dicapai pada sesi Asia setelah 2 sesi berturut gain.  Poundsterling terkoreksi oleh rebound dolar AS merespon kenaikan posisi imbal hasil obligasi AS.

Harapan untuk stimulus fiskal AS yang besar mendorong kenaikan posisi  imbal hasil obligasi AS 10-tahun ke puncak satu tahun dengan kenaikan 2,10%. Investor telah memperkirakan prospek stimulus fiskal AS yang besar untuk mendukung perekonomian, selain itu kemajuan dalam vaksinasi virus corona memicu harapan pemulihan ekonomi yang kuat dan terus mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Dengan tidak adanya penggerak pasar dari rilis data ekonomi  baik dari Inggris atau AS, dinamika posisi dolar AS akan terus bertindak sebagai penggerak eksklusif hingga akhir sesi Amerika.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang naik terbatas di pasar uang Eropa setelah tertekan sebelumnya; mendapat kekuatan rebound dari peningkatan posisi imbal hasil obligasi Amerika Serikat hingga naik ke tertinggi 1 tahun.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD ditutup retreat. Kini pair berada di posisi 1,3704 yang sedang turun ke posisi MA14 di 1.3690 dan jika tembus lanjut ke  support kuatnya di 1,3684-1,3650. Namun jika berbalik arah,  akan naik kembali ke  posisi 1.3740 dan jika tembus lanjut ke  posisi  resisten kuat hariannya  di 1.3765 – 1.3794.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here