(Vibiznews – Indeks) – Terjadi profit taking pada perdagangan bursa saham Korea Selatan hari Senin (8/2/2021) setelah akhir pekan lalu berada di posisi tertinggi 2 pekan. Indeks Kospi retreat oleh tekanan jual paling besar dari saham pembuat mobil setelah Hyundai Motor dan Kia Motor menegaskan tidak adanya kerjasama dengan Apple.
Pekan lalu beredar informasi di bursa bahwa kedua perusahaan tersebut tidak dalam pembicaraan dengan Apple Inc. mengenai proyek kendaraan listrik. Akibatnya saham kedua perusahaan anjlok signifikan, Hyundai anjlok 5,61% sedangkan KIA Motor anjlok 13,6%.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 24,51 poin atau 0,79% menjadi 3.096,12. Demikian untuk indeks Kospi200 turun 4,35 poin atau 1,03% ke posisi 418.95, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 424.62 dan sempat turun ke posisi terendah di 418.37.
Kospi juga mendapat tekanan dari koreksi saham kapital besar unggulan seperti saham Samsung Electronics turun 0,6 persen, saham SK hynix merosot 1,96 persen, saham LG Chem turun 3,7 persen dan saham operator portal internet Naver turun 1,38 persen .
Sementara itu, Otoritas Kementrian Kesehatan Korea Selatan atau KDCA menambahkan 289 kasus COVID-19 lagi, jumlah terendah sejak November lalu. Dan pemerintah akan melonggarkan pembatasan, memungkinkan restoran dan kafe di luar wilayah Seoul yang lebih besar untuk tetap buka hingga jam 10 malam.
Dari data ekonomi yang dirilis, laporan penilaian ekonomi bulanan oleh Korea Development Institute menunjukkan bahwa permintaan domestik menyusut lebih lanjut ketika gelombang COVID-19 ketiga bergulung di Korea Selatan, namun terjadi peningkatan ekspor barang yang menahan perlambatan aktivitas ekonomi.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



