(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan menghentikan penurunan dua sesi berturut-turut dan berakhir lebih tinggi pada perdagangan hari Rabu (9/2/2021), didukung oleh lonjakan saham teknologi dan otomotif menjelang liburan Imlek. Namun laju Kospi dibatasi oleh laporan kasus harian covid-19 yang meningkat di Korea Selatan dan juga peningkatan data pengangguran. Bursa Korea Selatan akan tutup pada hari Kamis dan Jumat oleh libur Tahun Baru Imlek.
Korea Selatan melaporkan lonjakan kasus harian, KDCA menambahkan adanya 444 kasus baru. Karenya otoritas kesehatan mendesak orang untuk menghindari pertemuan keluarga selama liburan Tahun Baru Imlek pekan ini. Data ekonomi yang dirilis, tingkat pengangguran melonjak menjadi 5,4% pada Januari 2021, angka tertinggi sejak Oktober 1999, sementara jumlah orang yang bekerja turun pada laju tertajam dalam lebih dari dua dekade karena pembatasan untuk menahan krisis virus korona.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik 15,91 poin atau 0,52 persen lebih tinggi pada 3.100,58. Demikian untuk indeks Kospi200 turun 1,74 poin atau 0,42% ke posisi 419.65, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 421.48 dan sempat turun ke posisi terendah di 414.77.
Saham-saham unggulan Kospi terpantau mixed, seperti saham penggerak pasar Samsung Electronics anjlok 1,33 persen, saham pembuat bahan kimia terkemuka LG Chem turun 1,34 persen. Saham yang menguat seperti saham SK hynix naik 0,4 persen, saham raksasa portal internet Naver melonjak 2,23 persen, saham Kakao melonjak 6,18 persen dan saham Hyundai Motor naik 3,59 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


