(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan akhir pekan lalu ditutup turun 42,86 poin atau 0,14% menjadi 29520,07. Namun untuk indeks Topix naik tipis 0,04% menjadi berakhir di 1.931,68. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2021 bergerak turun 40 poin atau 0,14% menjadi 29380. Secara mingguan naik 2,57% setelah pekan sebelumnya cetak weekly gain 4,03%.
Indeks Nikkei retreat oleh aksi profit taking saham-saham kapital besar namun dibatasi oleh lonjakan saham produsen mobil dan chip. Sentimen juga diperberat oleh pengumuman pemerintah Jepang pada hari Jumat memutuskan untuk tidak mencabut keadaan darurat COVID-19 yang mencakup wilayah Tokyo dan wilayah lain minggu ini sebelum tanggal berakhir 7 Maret, karena rumah sakit tetap di bawah tekanan meskipun terjadi penurunan infeksi.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Amerika akhir pekan lalu masih ditutup mixed dengan hanya indeks Nasdaq yang menguat dan naik ke posisi rekor tertinggi barunya. Namun untuk harga minyak mentah WTI naik 2,5% akhir pekan lalu dan membukukan hari positif kesembilan dalam sepuluh terakhir, karena harapan RUU stimulus di AS mendorong sentimen lebih tinggi. Brent juga naik 2,4% didorong oleh pemotongan pasokan, karena OPEC menurunkan ekspektasi untuk permintaan minyak global pulih pada 2021.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini retreat. Dan awal sesi akan mendaki ke posisi 29670, jika tembus naik ke R1 hingga R2. Namun jika terkoreksi kembali, akan turun ke kisaran 29410 dan jika tembus akan meluncur ke S2 hingga S3.
R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
30111 | 29884 | 29765 | 29538 | 29411 | 29188 | 29060 |
Buy Avg | 29690 | Sell Avg | 29305 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting