(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Selasa (16/2/2021) bergerak retreat dari rally 5 sesi berturut dan sempat menembus posisi resisten kuat harian di kisaran tertinggi 3 bulan. Yen rebound dari posisi terendah 3 bulan oleh posisi dolar AS yang lanjut melemah dan turun ke posisi terendah 3 pekan secara indeks.
Sebelumnya posisi yen sangat lemah sejak perdagangan sesi Asia oleh karena Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda membela kebijakan moneter ultra-longgar. Kuroda menyatakan terlalu dini untuk memperdebatkan jalan keluar dari pembelian besar-besaran bank sentral dan kepemilikan dana yang diperdagangkan di bursa saham sementara pandemi virus corona terus merusak ekonomi.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang merosot di pasar uang Eropa setelah naik tipis; tertekan lanjut meningkatnya preferensi risiko investor dengan berjalannya vaksinasi secara global, termasuk di Inggris yang mendongkrak kuat pound sterling.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY akan retreat, dan kini pair berada di posisi 105.25 yang turun dari posisi 105.13 menuju pivot harian di 105.22. Jika tembus akan turun hingga capai support kuat di 105.04 -104.80. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya, pair mendaki kembali ke 105.13 dan lanjut ke resisten lemah di 105.72 – 106.00.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



