(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 29,52 poin atau 0,93 persen pada posisi 3.133,73. Demikian untuk indeks Kospi200 melemah 5,04 poin atau 1,17% ke posisi 424.20, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 429.24 dan sempat turun ke posisi terendah di 421.77.
Pelemahan di Kospi mengikuti sentimen negatif bursa saham Asia yaitu kenaikan patokan imbal hasil obligasi AS. Patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik sejauh 1,33% di Asia, tertinggi dalam satu tahun. Kondisi ini memberikan kehati-hatian investor akan terjadinya kenaikan suku bunga, dikarenakan pemulihan global yang didorong oleh stimulus akan memicu kenaikan inflasi.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan posisi Dow Jones kembali memperpanjang posisi rekor tertingginya. Demikian untuk harga minyak mentah ditutup memperpanjang kenaikan untuk sesi kelima berturut didukung oleh penutupan produksi besar-besaran di AS di tengah badai salju di seluruh negeri.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi akan akan turun ke posisi 422.20 dan jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2. Namun jika bergerak sebaliknya, indeks naik menuju posisi 427,66 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2 .
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 435.84 | 432.54 | 428.77 | 425.07 | 420.90 | 417.60 | 413.43 |
| Buy Avg | 427.98 | Sell Avg | 420.90 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



