(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong ikut melemah pada perdagangan hari Kamis (4/3/2021) dengan bursa saham kawasan Asia lainnya merespon kenaikan imbal hasil obligasi AS. Indeks Hang Seng retreat dari posisi tertinggi sepekan yang terbebani oleh anjloknya saham manufaktur dan teknologi.
Sentimen investor bursa Asia tertekan tengah keraguan baru atas pengetatan kebijakan moneter setelah kenaikan lain dalam imbal hasil Treasury AS. Imbal hasil obligasi global telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan pasar khawatir bahwa Fed dapat memperketat keran moneter karena ekonomi global pulih dari pandemi COVID-19.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 643,63 poin atau 2,15% lebih rendah ke 29.236,79. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 2,92% menjadi 11,325.58. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2021 bergerak negatif dengan turun 606 poin atau 2,04% ke posisi 29078.
Secara sektoral bergerak di zona merah, dimana pelemahan sektor dipimpin oleh sektor manufaktur dan teknologi dengan anjlok 6,56% dan 5,49% masing-masing. Peraih saham tertinggi di Hang Seng adalah saham BOC Hong Kong Holdings Ltd, yang naik 2,47%, sedangkan penurunan terbesar adalah saham WuXi Biologics Inc, yang turun 10,16%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



