(Vibiznews-Forex) – Pair AUDUSD perdagangan sesi Eropa hari Kamis (18/3/2021) sedang bergerak turun dari lompatan awal sesi di posisi tertinggi 2 pekan yang telah menembus resisten kuat hariannya. Aussie terkoreksi oleh pergerakan rebound dolar AS pasca melonjaknya kembali imbal hasil obligasi AS 10-tahun.
Imbal hasil obligasi AS 10-tahun melonjak hingga 4% lebih ke posisi 1,72% yang merupakan posisi tertinggi dalam 14 bulan. Kenaikan yield Treasury AS ini merespon proyeksi The Fed akan pertumbuhan ekonomi AS dan tingkat yang cukup tinggi pada tahun 2021.
Lonjakan pair pada sesi Asia sebelumnya di-support oleh laporan yang menunjukkan pasar tenaga kerja Australia tumbuh 88.700 ke level tertinggi satu tahun 13.006.900 di bulan Februari, mengalahkan perkiraan pasar yang meningkat sebesar 30.000. Kemudian diperkuat oleh laporan tingkat pengangguran yang turun menjadi 5,8%, terendah dalam 11 bulan.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang rebound di pasar uang Eropa setelah terkoreksi sebelumnya; sempat tertahan dengan the Fed yang dovish dan menggerus spekulasi investor akan adanya kenaikan suku bunga yang lebih cepat.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD akan terkoreksi, dan kini pair berada di posisi 0.7810 yang mendekati posisi pembukaan di 0.7795. Jika berlanjut akan meluncur ke support kuat di 0.7725 – 0.7687. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya, berusaha mendaki kembali ke posisi 0.7848 sebelum mencapai resisten lemahnya di 0.7879 – 0.7910.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting




