Forex Eropa EURUSD 22 Maret: Bullish oleh Turunnya Yield Obligasi AS

521

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (22/3/2021)  posisi euro dalam pair EURUSD bergerak bullish masuki area resisten hariannya dari posisi terendah 2 pekan pada sesi Asia. Pair mendapat kekuatan dari koreksi pergerakan kuat dolar AS merespon turunnya yield obligasi AS.

Yield benchmark Treasury AS 10-tahun turun menjadi 1,68% pada hari Senin setelah mencapai tertinggi baru 14-bulan 1,75% minggu lalu. Pekan lalu Fed mengumumkan bahwa perubahan sementara pada rasio leverage tambahan untuk bank akan berakhir sesuai jadwal pada tanggal 31 Maret. Perubahan awal dalam SLR diumumkan pada 1 April 2020 dan memungkinkan bank untuk mengecualikan Treasury dan deposito pada bank Fed dari perhitungan rasio leverage.

Pair sempat tertekan di sesi Asia oleh kuatnya permintaan safe haven dolar AS karena kekhawatiran lockdown yang berkepanjangan di beberapa negara Eropa yang mengurangi harapan pemulihan ekonomi global, juga dibebani oleh anjloknya mata uang lira Turki hingga 15%  menyusul keputusan  Presiden Tayyip Erdogan untuk menggulingkan gubernur bank sentral.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang bergerak bearish  di pasar uang Eropa setelah berada di posisi tinggi 2 pekan pada sesi Asia; tertekan oleh koreksi yang terjadi pada posisi yield obligasi AS. 

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD rebound, pair kini berada di posisi 1.1906 dan sedang mendaki mendekati resisten kuat di 1.1936 – 1.1975. Namun jika terkoreksi kembali,  akan meluncur ke posisi 1.1873 sebelum ke  support kuatnya  di 1.1870 – 1.1838.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here