(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong alami kerugian moderat pada perdagangan hari Senin (22/3/2021) hingga membuat indeks Hang Seng turun ke posisi terendah 1 pekan. Tekanan jual saham dipengaruhi sentimen negatif perdagangan bursa saham global.
Sentimen investor global tertekan oleh kekhawatiran lockdown yang berkepanjangan di beberapa negara Eropa yang mengurangi harapan pemulihan ekonomi global, juga dibebani oleh anjloknya mata uang lira Turki hingga 15% menyusul keputusan Presiden Tayyip Erdogan untuk menggulingkan gubernur bank sentral.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 105.60 atau 0,4% menjadi 28.885,34, terendah sejak 15 Maret. Namun indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 0,2% menjadi 11.306,71. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2021 bergerak negatif dengan anjlok 80 poin atau 0,28% ke posisi 28854.
Secara sektoral bergerak mixed dengan penguatan saham dipimpin oleh sektor industri dan properti dengan kenaikan 2,26% dan 0,52% masing-masing. Untuk pelemahan saham dipimpin oleh sektor konsumer dan teknologi, seperti saham Sunny Optical Technology Group turun 5.02% dan saham Techtronic Industries Co Ltd anjlok -3.66%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



