(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Senin (22/3/2021) bergerak bullish masuki area resisten hariannya di tengah kuatnya sentimen perdagangan aset safe haven. Pair mendapat kekuatan dari pergerakan kuat dolar AS sebagai valas safe haven juga oleh posisi tingginya imbal hasil obligasi AS.
Posisi safe haven yen lebih lemah dibandingkan dolar AS, selain posisi yield obligasi AS yang berada di posisi tertinggi sejak Januari 2020 juga merespon kebijakan Bank of Japan memperluas kebijakan moneter ultra-longgar pada hari Jumat, memperluas batas toleransi yeidl pada target obligasi 10 tahun menjadi -0,25% menjadi + 0,25%.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak kuat di awal pasar uang Asia melanjutkan kekuatan sesi sebelumnya. Dolar AS masih mendapat kekuatan sebagai safe haven dan juga lonjakan imbal hasil obligasi AS di sesi Amerika. Namun dapat terkoreksi sejalan dengan pergerakan negatif yield treasury.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak kuat, pair yang berada di posisi 108.92 sedang naik mendekati posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair akan turun ke posisi 108.72 sebelum meluncur ke S1 dan juga S2.
R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
109.64 | 109.38 | 109.12 | 108.86 | 108.60 | 108.34 | 108.08 |
Buy Avg | 109.03 | Sell Avg | 108.65 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting