(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup turun 387.96 poin atau 1.34% menjadi 28.497,38, terendah sejak 13 Januari. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,7% menjadi 11.111,18. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2021 bergerak negatif dengan anjlok 370 poin atau 1,28% ke posisi 28484.
Hang Seng tertekan oleh anjloknya saham konsumen dan juga saham manufaktur yang dipengaruhi oleh sanksi negara barat terhadap China. Negara Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris dan Kanada menjatuhkan sanksi kepada pejabat China pada hari Senin atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Uighur, dan pemerintah Beijing segera membalas dengan tindakan sanksi terhadap anggota parlemen UE.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu bursa saham Wall Street terkoreksi dan ditutup melemah merespon pernyataan Jerome Powell tentang pemulihan ekonomi AS masih jauh. Demikian untuk harga minyak mentah anjlok 6% lebih baik WTI dan Brent disebabkan penguatan dolar dan kekhawatiran gelombang ketiga covid-19 di Eropa.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi akan naik ke posisi 28675, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 28327, dan jika tembus akan lanjut ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29627 | 29330 | 28905 | 28605 | 28183 | 27884 | 27460 |
| Buy Avg | 28704 | Sell Avg | 28298 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



