(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong ditutup flat perdagangan hari Senin (29/3/2021) oleh tekanan anjloknya saham teknologi. Saham teknologi anjlok 2% lebih merespon berita beberapa perusahaan Asia alami kerugian di AS seperti Nomura dan Credit Suisse hingg US$2 miliar akibat peraturan ketat pemerintah setempat.
Namun tekanan jual dibatasi oleh data keuntungan tahunan di perusahaan industri China melonjak dalam dua bulan pertama tahun 2021, yang disebabkan rebound di sektor manufaktur negara itu dan kebangkitan dalam aktivitas ekonomi dari krisis virus korona awal tahun lalu.

Indeks harian Hang Seng ditutup tidak berubah di 28.338,30. Namun indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,2% menjadi 10.942,94.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2021 bergerak positif dengan naik 94 poin atau 0,33% ke posisi 28385.
Secara sektoral bergerak mixed, dengan pelemahan saham dipimpin oleh sektor teknologi dan helathcare dengan anjlok 2,44% dan 1,66% masing-masing. Untuk penguatan saham dipimpin oleh sektor energi dan properti dengan kuat 2,88% dan 2,85% masing-masing.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


