(Vibiznews – Indeks) – Keuntungan bursa saham Korea Selatan terpangkas pada perdagangan hari Rabu (31/3/2021), sehingga membuat indeks Kospi retreat dari posisi tertinggi 3 pekan. Namun secara bulanan, indeks Nikkei menguat lebih tinggi pada bulan Maret dari periode bulan sebelumnya yang memperpanjang gain 4 bulan berturut.
Kospi tertekan oleh kenaikan berkelanjutan dalam imbal hasil obligasi jangka panjang AS dan juga ketidakpastian atas dampak dari panggilan margin yang menjatuhkan perusahaan hedge fund Archegos Capital yang berbasis di New York. Imbal hasil obligasi lokal 10-tahun turun menjadi 2,023% sementara suku bunga 10-tahun AS mencapai tertinggi baru 14-bulan di 1,726%.
Sementara itu, kasus terinfeksi covid-19 di Korea Selatan semakin meningkat karena pergerakan orang meningkat di tengah cuaca musim semi. Otoritas kesehatan masyarakat Korsel atau KDCA melaporkan 506 lebih banyak kasus baru.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 8,58 poin atau 0,28% menjadi 3.064,77. Demikian untuk indeks Kospi200 melemah 1,57 poin atau 0,38% ke posisi 415.04, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 420.18 dan sempat turun ke posisi terendah di 415.04.
Beberapa saham kapital besar terkoreksi seperti saham Samsung Electronics anjlok 0,97 persen, saham SK hynix merosot 1,49 persen, saham LG Chem mundur 0,37 persen dan saham Hyundai Motor turun 0,68 persen. Namun terdapat saham unggulan yang masih kuat seperti saham operator portal internet raksasa Naver naik tipis 0,13 persen dan saham raksasa farmasi Samsung Biologics naik tipis 0,13 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



