(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya turun 199,15 poin atau 0,7% menjadi 28.378,35. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,44% menjadi 10.972,04. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2021 bergerak negatif dengan anjlok 209 poin atau 0,73% ke posisi 28316.
Tekanan jual Hang Seng hari ini datang dari anjloknya saham sektor properti dan konsumer, karena hasil laba dari beberapa perusahaan properti yang lemah dan juga ekspektasi laba yang mengecewakan. Saham properti China Vanke Co turun 5,29%, setelah analis memangkas perkiraan pendapatan mereka.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu bursa saham Wall Street semalam berakhir mixed dengan hanya indeks Dow Jones yang masih melemah, diuntungkan oleh aksi window dressing pada akhir kuartal pertama tahun ini. Untuk harga minyak mentah ditutup melemah menjelang pertemuan OPEC+ di mana produsen utama kemungkinan akan memperpanjang pemotongan produksi saat ini dan kekhawatiran perpanjangan lockdown di Eropa serta peningkatan kasus COVID-19 di India dan Brasil.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi akan naik ke posisi 28607, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 28280, dan jika tembus akan lanjut ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29130 | 28952 | 28634 | 28455 | 28137 | 27958 | 27640 |
| Buy Avg | 28654 | Sell Avg | 28220 |



