(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang ditutup lebih tinggi pada perdagangan akhir pekan hari Jumat (2/4/2021), dengan Nikkei mencapai level tertinggi dua pekan karena harapan pemulihan pendapatan dan keuntungan perusahaan terkait semikonduktor yang akan meningkatkan output untuk mengatasi kekurangan chip global. Sepanjang pekan ini indeks Nikkei cetak gain 2,3%.
Kekuatan saham Nikkei juga menyambut pernyataan Menteri Keuangan Jepang bahwa pemerintah sedang menyelidiki kerugian finansial yang ditimbulkan oleh MUFG dan Nomura melalui kesepakatan yang terkait dengan klien AS yang tidak disebutkan namanya, dan akan mengumpulkan dan berbagi informasi tentang masalah tersebut dengan BoJ dan otoritas luar negeri.
Sentimen bullish juga dipicu oleh rencana pengeluaran Presiden AS sebesar $2 triliun yang mencakup seruan untuk membelanjakan $ 50 miliar dalam pembuatan chip dan penelitian teknologi lainnya.

Indeks harian Nikkei ditutup melonjak 465 poin atau 1,6% pada posisi 29.854, tertinggi 18 Maret. Demikian untuk indeks Topix naik 0,71% menjadi 1.971,62. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2021 bergerak positif dengan naik 530 poin atau 1,80% ke posisi 29930.
Saham terkait semi-konduktor terus memimpin pasar karena industri tampaknya akan meningkatkan manufaktur di tengah kekurangan chip global. Saham Advantest naik 4,2%, sementara saham TDK bertambah 4,0% dan Tokyo Electron naik 3,0%. Selain itu Sektor saham produsen mesin elektronik juga menguat, dengan saham Sony Group dan saham SoftBank Group masing-masing melonjak 4,7% dan 4,2%.
Saham Nippon Electric Glass naik 4,0% setelah produsen produk kaca yang digunakan untuk mobil dan layar panel datar merevisi prospek pendapatannya dikarenakan pengiriman yang lebih kuat.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



