(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Senin (12/4/2021) melaju kuat mendekati posisi resisten kuat harian yang di-support oleh bergerak naiknya posisi yield obligasi AS tenor jangka panjang. Pair bergerak kuat juga mengikuti sentimen kuat dari perdagangan aset risiko.
Posisi fundamental yen masih tertekan oleh permasalahan kenaikan kasus covid-19 di Jepang. Pemerintah akan memberlakukan kembali pembatasan di Tokyo, Kyoto, dan Okinawa serta perkembangan vaksinasi yang lambat. Dari sisi laporan ekonomi juga, posisi dolar AS masih lebih kuat dari yen Jepang karena ekonomi Amerika diposisikan lebih baik daripada negara besar lainnya untuk pemulihan yang kuat dari tekanan pandemi virus corona.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak kuat di pasar uang Asia setelah rebound pada sesi akhir pekan lalu. Dolar AS mendapat kekuatan dari meningkatnya yield obligasi AS 10 tahun ke posisi 1,67% yang naik dari posisi terendah 2 pekan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak kuat, pair yang berada di posisi 109.72 berusaha naik ke posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair tertekan menuju 109.41 sebelum meluncur ke posisi S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.77 | 110.36 | 110.00 | 109.60 | 109.23 | 108.82 | 108.47 |
| Buy Avg | 109.90 | Sell Avg | 109.38 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



