(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan akhir pekan lalu ditutup turun 309,27 poin atau 1,07% lebih rendah ke posisi 28.698,80. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,19% menjadi 10.977,37. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2021 bergerak negatif dengan anjlok 389 poin atau 1,34% ke posisi 28634.
Hang Seng tertekan oleh data inflasi China yang kuat sehingga meningkatkan kekhawatiran investor atas pengetatan kebijakan, sementara itu ketegangan Tiongkok-AS juga membebani pasar. Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya menambahkan tujuh entitas superkomputer China ke daftar hitam ekonomi AS dengan alasan membantu upaya militer China.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu bursa saham Wall Street akhir pekan lalu berakhir kuat dengan indeks Dow Jones dan S&P500 perpanjang posisi rekornya oleh harapan prospek ekonomi kuat. Untuk harga minyak mentah ditutup melemah di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan dan ketakutan yang memperpanjang langkah-langkah pembatasan di Eropa, peluncuran vaksin yang lambat dan kenaikan Kasus COVID-19 di konsumen utama India dan Brasil.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi akan naik ke posisi 28790, jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 28570, dan jika tembus akan lanjut ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29547 | 29330 | 28980 | 28765 | 28417 | 28200 | 27850 |
| Buy Avg | 28905 | Sell Avg | 28530 |



