(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan akhir pekan lalu ditutup turun 11,38 poin atau 0,36% menjadi 3131,88 . Demikian untuk indeks Kospi200 berjangka anjlok 2,56 poin atau 0,60% ke posisi 424.30, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 428.65 dan sempat turun ke posisi terendah di 423.33.
Indeks Kospi tertekan oleh kekhawatiran kenaikan kasus covid-19 di Korea Selatan dan berita rencana penutupan di salah satu pabrik Hyundai Motor selama 2 hari karena kekurangan chip. Sementara itu, dari laporan ekonomi terakhir bahwa surplus current account Korea Selatan meningkat di bulan Februari karena ekspor naik 9,5% per tahun di Februari, kenaikan ke-4 bulan berturut-turut, sementara impor naik 13,9%.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu bursa saham Wall Street akhir pekan lalu berakhir kuat dengan indeks Dow Jones dan S&P500 perpanjang posisi rekornya oleh harapan prospek ekonomi kuat. Untuk harga minyak mentah ditutup melemah di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan dan ketakutan yang memperpanjang langkah-langkah pembatasan di Eropa, peluncuran vaksin yang lambat dan kenaikan Kasus COVID-19 di konsumen utama India dan Brasil.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 rebound, awal sesi akan naik menuju posisi 426,90 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika tidak tembus, indeks akan turun ke posisi 423.70 sebelum meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 432.84 | 430.74 | 427.52 | 425.40 | 422.20 | 420.10 | 416.88 |
| Buy Avg | 427.52 | Sell Avg | 423.34 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



