(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Selasa (13/4/2021) terkoreksi ke area support setelah sempat bergerak kuat dekati resisten kuat melanjutkan posisi rebound sesi sebelumnya. Pair terkoreksi meskipun perdagangan aset risiko sedang bergerak kuat dengan posisi imbal hasil obligasi lanjutkan kenaikan.
Sementara itu, imbal hasil lokal 10-tahun naik ke posisi 1,75% dan yield obligasi 10-tahun AS naik menjadi 1,68%. Kenaikan yield obligasi AS ini memberikan tenaga rebound bagi dolar AS yang sesi sebelumnya terkoreksi. Sentimen selanjutnya pasar sedang menunggu data sentimen bisnis dari NAB dan juga data perdagangan luar negeri Cina.
Dalam berita baru-baru ini, RBA mengakui tinjauan stabilitas keuangan bulan April bahwa meskipun kenaikan harga aset telah menjadi faktor utama dalam membantu pemulihan ekonomi, risiko yang diakibatkan dapat muncul jika standar pinjaman melemah, mencatat bahwa peningkatan pengambilan risiko oleh peminjam yang optimis dapat melihat penurunan dalam kualitas rata-rata pinjaman baru.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak rebound di pasar uang Asia setelah terkoreksi pada sesi sebelumnya. Dolar AS mendapat kekuatan dari meningkatnya yield obligasi AS 10 tahun ke posisi 1,68% melanjutkan tren kenaikan sebelumnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD terkoreksi, pair yang kini berada pada posisi 0.7612 bergerak turun mendekati posisi S1 hingga S2. Namun jika berbalik arah, pair akan mendaki kembali menuju 0.7629 sebelum posisi R1 dan juga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7680 | 0.7657 | 0.7630 | 0.7617 | 0.7598 | 0.7576 | 0.7558 |
| Buy Avg | 0.7636 | Sell Avg | 0.7598 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



