(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Selasa (13/4/2021) melaju kuat mendekati posisi resisten kuat harian yang di-support oleh pergerakan aset risiko yang positif dan naiknya posisi yield obligasi AS tenor jangka panjang. Posisi dolar AS rebound terhadap yen Jepang yang rebound sesi sebelumnya.
Sentimen investor mundur dari Yen dengan meningkatnya tingkat infeksi virus corona di Jepang dan Perdana Menteri Yoshihide Suga telah menyetujui penerapan langkah-langkah penanggulangan virus yang lebih ketat di 3 prefektur seperti Tokyo, Kyoto, dan Okinawa karena total kasus baru tertinfeksi virus di Jepang telah mencapai 500.000 pada hari Sabtu.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak rebound di pasar uang Asia setelah terkoreksi pada sesi sebelumnya. Dolar AS mendapat kekuatan dari meningkatnya yield obligasi AS 10 tahun ke posisi 1,68% melanjutkan tren kenaikan sebelumnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak kuat, pair yang berada di posisi 109.50 berusaha naik ke posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair tertekan menuju 109.27 sebelum meluncur ke posisi S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.30 | 109.98 | 109.67 | 109.45 | 109.15 | 108.93 | 108.67 |
| Buy Avg | 109.60 | Sell Avg | 109.22 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



