(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Senin (19/4/2021) anjlok cukup signifikan menembus semua posisi support harian ke posisi terendah 6 pekan. Pair tertekan di tengah melemahnya sentimen perdagangan aset risiko dan anjloknya dolar AS. Yen Jepang bertambah kuat merespon data neraca perdagangan luar negeri dan hasil kerjasama investasi Jepang-AS.
Surplus perdagangan Jepang melonjak menjadi JPY 663,72 miliar pada Maret 2021 dari JPY 7,49 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya dan dengan mudah melampaui ekspektasi pasar akan surplus JPY 490 miliar. Ini merupakan surplus perdagangan terbesar sejak Desember tahun lalu, karena ekspor naik lebih dari impor. Ekspor melonjak 16,1 persen tahun-ke-tahun ke level tertinggi hampir tiga tahun di JPY 7,38 miliar sementara impor tumbuh 5,7 persen ke level tertinggi 14-bulan di JPY 6,71 miliar.
Sementara itu, imbal hasil obligasi Jepang 10-tahun turun menjadi 0,09% sementara itu imbal hasil obligasi AS 10-tahun bertahan di sekitar 1,627%, setelah indeks harga konsumen AS melonjak menjadi 2,6% pada Maret, tertinggi sejak Agustus 2018 dan di atas konsensus pasar 2,5%.
Jepang dan Amerika Serikat sepakat pekan lalu untuk bekerja sama dalam investasi rantai pasokan semikonduktor dalam menanggapi kekurangan chip global, yang dipandang positif bagi perusahaan kimia dan industri Jepang.
Namun kekuatan yen diayangi oleh berita Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura pada hari Senin menyatakan bahwa dia bermaksud meminta pemerintah pusat untuk mengumumkan keadaan darurat baru di Prefektur Osaka karena prefektur tersebut mencatat 1.220 kasus baru pada hari Minggu.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang merosot di pasar uang Eropa setelah turun di sesi global sebelumnya; tergelincir ke 7 minggu terendahnya oleh turunnya yields US Treasury setelah pernyataan the Fed tingkat inflasi AS masih wajar.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY akan melemah, dan kini pair berada di posisi 108.12 yang sedang meluncur ke support tambahan di 107.95 -109.54. Namun jika bergerak sebaliknya, pair akan mendaki kembali ke posisi 108.82 sebelum lanjut ke resisten kuatnya di 108.96 – 109.25.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



