(Vibiznews – Economy) – Mata uang rupiah terhadap dollar (USD/IDR) pada sesi Kamis pagi (22/4) tampak menguat setelah kemarin terkoreksi, berada di hampir 2 minggu terkuatnya. Terpantau rupiah memulainya dengan lompat menguat ke Rp 14.515, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.527, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.522; menguat 0,12% atau 18 poin dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.522.
Penguatan rupiah Kamis pagi ini terkait dengan pergerakan turun US dollar yang berada sekitar 7 minggu terendahnya. Pelemahan USD ini meneruskan bearish memasuki minggu ketiganya, terpicu turunnya yields US Treasury dan pasar menantikan kebijakan moneter Eropa ECB.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center mata uang rupiah sedang bergerak agak konsolidasi dengan bias menguat terhadap 9 minggu bearish sebelumnya. Rentang pergerakan pasar semingu ini, antara Rp14.634 – Rp14.470 terhadap USD. Rupiah secara harian kemungkinan pergerakannya akan bertahan dalam area gain-nya.
R2 R1 S1 S2
14.375 14.470 14.634 14.717
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido



