(Vibiznews-Forex) – Posisi poundsterling dalam pair GBPUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (26/4/2021) bergerak kuat melanjutkan gain akhir pekan lalu yang telah menembus posisi resisten kuat hariannya. Poundsterling diperkuat hari ini oleh pelemahan dolar AS dan juga proyeksi kekuatan ekonomi Inggris tahun 2021.
The EY ITEM Club yang merupakan lembaga survey independen di Inggris melaporkan menaikkan perkiraan PDB Inggris 2021 menjadi 6,8%, dari perkiraan sebelumnya 5%, yang berarti bahwa ekonomi Inggris diperkirakan akan kembali ke ukuran sebelum pandemi pada kuartal kedua tahun depan.
Pekan lalu kekuatan ekonomi Inggris mulai terlihat dari laporan Penjualan ritel melonjak 5,4 persen bulan ke bulan di bulan Maret 2021, menyusul kenaikan 2,2 persen di bulan Februari dan mengalahkan perkiraan pasar sebesar 1,5 persen. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak rekor lonjakan pada Juni tahun lalu.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya dollar bergerak turun di pasar uang Eropa setelah melemah; di sekitar 7 minggu terendahnya oleh perkiraan investor bahwa the Fed belum akan mengubah kebijakan QE untuk pembelian obligasi.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD menguat, dan kini pair berada di posisi 1.3913 yang sedang mendaki ke posisi resisten lemahnya di 1.3932 – 1.3966. Namun jika pair bergerak sebaliknya, pair akan turun kembali ke 1.3853 sebelum meluncur ke posisi support kuatnya di 1.3846 – 1.3800.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



