Hang Seng 26 April Tertekan Lonjakan Kasus Covid-19 di India

492
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Keuntungan perdagangan bursa saham Hong Kong tergerus pada akhir perdagangan hari Senin (26/4/2021), setelah sempat melanjutkan kenaikan indeks utama pada awal sesi. Tekanan jual saham di Hang Seng mendapat sentimen negatif dari lonjakan kasus covid-19 di India dan negara Asia lainnya. India merupakan salah satu negara importir terbesar bagi Cina daratan.

India pada hari Senin mencetak rekor global untuk peningkatan kasus virus corona harian selama lima hari berturut-turut, dengan pertambahan kasus 325 ribu pada hari Senin. Sementara kematian akibat COVID-19 juga melonjak ke level tertinggi sepanjang masa selama 24 jam terakhir.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 125,92 poin atau 0,43% lebih rendah menjadi 28.952,83. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,78% menjadi 10.981,31.  Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2021  bergerak negatif dengan turun 110 poin atau 0,38%  ke posisi 28942.

Secara sektoral, mayoritas saham terjun ke zona merah kecuali saham manufaktur yang menguat sendiri. Untuk pelemahan sektor dipimpin oleh  saham konsumer dan healthcare yang menguat  1,15% dan 0,85% masing-masing. Untuk saham yang menjadi top looser hari ini yaitu saham Lenovo Group anjlok  3.94% dengan saham Mengniu Dairy anjlok 3,24% dari sektor konsumer.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here