(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Senin (26/4/2021) bergerak positif menuju posisi resisten kuat hariannya yang mendekati posisi tertinggi 7 pekan. Kurs aussie mendapat kekuatan dari dolar AS yang lanjut bearish dan pelonggaran imbal hasil obligasi jangka panjang. Pasar keuangan Australia tutup oleh libur publik memperingati Anzac Day.
Imbal hasil obligasi lokal 10-tahun berada di terendah 8 minggu di 1,688% sementara yield obligasi 10-tahun AS mendekati posisi terendah 6-minggu di 1,56% meskipun data awal PMI AS lebih baik dari perkiraan minggu lalu dan penjualan rumah baru AS melonjak 20,7% di bulan Maret.
Akhir pekan lalu data awal PMI layanan jasa Australia naik tipis ke rekor 58,8 pada bulan April, didorong oleh ekspansi tercepat di bisnis masuk dalam rekor, sementara itu data PMI manufaktur juga melonjak ke rekor tertinggi.
Dari pasar komoditas posisi aussie mendapat dorongan tenaga dari lonjakan harga komoditas unggulan mereka seperti tembaga yang mendekati posisi tertinggi 1 dekade. Demikian posisi harga minyak mentah menguat oleh kuatnya ekspektasi demand global merespon data ekonomi AS yang semakin kuat.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya melemah di pasar uang Asia setelah anjlok parah di sesi sebelumnya. Dolar AS masih bergerak di kisaran terendah 7 pekan merespon semakin turunnya posisi imbal hasil obligasi AS 10-tahun.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7755 bergerak naik mendekati posisi R1 dan juga R2. Namun jika tidak sampai posisi 0.7764 akan berbalik arah dan turun ke 0.7720 sebelum meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7837 | 0.7738 | 0.7773 | 0.7734 | 0.7710 | 0.7670 | 0.7645 |
| Buy Avg | 0.7773 | Sell Avg | 0.7705 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



