(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Selasa (27/4/2021) berusaha bergerak kuat melanjutkan rebound sesi sebelumnya oleh menanjaknya keuntungan perdagangan aset risiko. Sesama posisi safe haven, posisi dolar AS lebih lemah oleh ekspektasi The Fed tidak akan mengubah kebijakan QE nya pada pengumuman kebijakan baru pekan ini.
Investor sedang menanti pengumuman kebijakan moneter terbaru dari bank sentral Jepang (BOJ) hari ini. Sebelumnya dari data ekonomi dilaporkan indeks utama Jepang mencapai level tertinggi dalam lebih dari 2 tahun di bulan Februari, sementara indeks coincident direvisi lebih tinggi menjadi 89,9 dari pembacaan kilat 89,0.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya melemah di pasar uang Asia setelah melemah di sekitar 7 minggu terendahnya. Dolar tertekan oleh perkiraan investor bahwa the Fed belum akan mengubah kebijakan QE untuk pembelian obligasi. Pekan ini bank sentral Amerika tersebut akan memutuskan kebijakan terbaru.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang berada di posisi 108.21 sedang naik mendekati posisi R1 dan juga R2. Namun jika tidak tercapai akan berbalik arah dan turun menuju 107.80, jika tembus akan meluncur ke posisi S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 108.86 | 108.52 | 108.30 | 107.97 | 107.75 | 107.41 | 107.18 |
| Buy Avg | 108.30 | Sell Avg | 107.68 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



