Bursa Wall Street Mixed, Saham Tesla Anjlok Meski Profit Meningkat

488
wall street
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) –  Terjadi perdagangan yang fluktuatif di bursa Amerika pada sesi yang berakhir Rabu dinihari WIB (28/4/2021), membuat indeks utamanya bergerak mixed. Hanya indeks Dow Jones yang ditutup rebound, Nasdaq dan S&P500 retreat dari gain sesi sebelumnya.

Perdagangan yang kurang menguntungkan tersebut dipicu oleh tarik menarik sentimen di tengah kehati-hatian investor menanti pengumuman kebijakan Federal Reserve esok hari. The Fed diperkirakan akan  mempertahankan suku bunga mendekati nol di masa mendatang untuk mendukung perekonomian, tetapi investor akan memperhatikan setiap perubahan pada pernyataan yang menyertainya yang mungkin menandakan pergeseran dalam waktu dekat.

Indeks Dow Jones naik tipis 3,36 poin atau kurang dari sepersepuluh persen menjadi 33.984,93 dan indeks S&P 500 turun tipis 0,90 poin atau kurang dari sepersepuluh persen menjadi 4.186,72.  Sedangkan Nasdaq yang sarat dengan saham teknologi membukukan kerugian sederhana, tergelincir 48,56 poin atau 0,3 persen menjadi 14.090,22.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh  laporan kuartalan perusahaan besar yang sebagian tidak sesai dengan apa yang diharapkan pasar. Seperti saham Tesla anjlok 4% lebih setelah melaporkan lonjakan pendapatan pada kuartal 1-2021, dikarenakan paling banyak disumbang oleh bisnis penjualan bitcoinnya mereka.

Saham konglomerat General Electric  dan 3M  juga bergerak lemah  meskipun melaporkan pendapatan kuartal pertama yang mengalahkan ekspektasi. Di sisi lain, saham UPS  melonjak setelah raksasa pengiriman itu melaporkan hasil kuartal pertama yang melebihi perkiraan analis .

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Terdapat sentimen positif dari laporan Conference Board  yang menunjukkan kepercayaan konsumen mencapai level tertinggi sejak Februari 2020 di bulan April. Indeks kepercayaan konsumen melonjak menjadi 121,7 pada April setelah melonjak ke revisi 109,0 pada Maret, lebih tinggi dari proyeksi kenaikan 112,0.

Secara sektoral, pelemahan  dipimpin oleh anjloknya saham emas  dengan Indeks Bugs Emas Arca NYSE anjlok 2,3 persen di tengah penurunan moderat harga logam mulia. Namun di sisi lain, saham minyak menunjukkan kinerja yang kuat dengan  kenaikan 1,6 persen oleh NYSE Arca Oil Index.

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here