(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia hari Selasa (4/5/2021) rebound ke posisi resisten hariannya setelah terkoreksi dari rally sebelumnya. Pair menguat oleh pergerakan kuat dolar AS dan pelemahan fundamental yen. Yen terkoreksi oleh kenaikan kasus covid-19.
Pemerintah Jepang melaporkan 5.900 kasus COVID-19 baru karena Tokyo dan prefektur barat Osaka, Kyoto, dan Hyogo tetap berada dalam keadaan darurat hingga 11 Mei. Dalam data lokal, IMP Manufaktur au Jibun Bank Jepang naik menjadi 53,6 pada bulan April, pertumbuhan bulan ke-3 berturut-turut dan terkuat sejak April 2018, sedangkan indeks kepercayaan konsumen turun 1,4 poin dari bulan sebelumnya menjadi 34,7. Produksi industri juga secara tak terduga naik 2,2% per bulan di bulan Maret, dengan mudah mengalahkan perkiraan pasar yang turun 2%. Sementara itu, pasar saham Jepang tetap tutup untuk hari libur umum.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak koreksi di pasar uang Asia setelah melonjak ke tetringgi sepekan pada akhir pekan lalu. Tekanan dolar AS dipicu oleh pergerakan turun yield obligasi AS 10-tahun dan lemahnya aset safe haven.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak kuat, pair yang berada di posisi 109.35 berusaha naik ke posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair akan turun menuju posisi 108.70 dan jika tembus akan meluncur ke S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.34 | 110.01 | 109.54 | 109.21 | 108.74 | 108.41 | 107.94 |
| Buy Avg | 109.30 | Sell Avg | 108.90 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



