(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia Jumat (7/5/2021) bergerak kuat di area resisten melanjutkan gain kuat selama 2 sesi berturut sebelumnya. Aussie mendekati posisi tertinggi 7-minggu karena investor tetap positif terhadap prospek pemulihan ekonomi global. Sentimen ini memperkuat perdagangan aset risiko yang melemahkan dolar AS.
Sentimen untuk Aussie semakin bertambah di tengah melonjaknya harga komoditas seperti lonjakan harga tembaga dan harga emas. Harga tembaga naik ke posisi rekor tertinggi sepanjang sejarah karena persediaan menurun di posisi terendah dalam lima belas tahun dan peluncuran vaksinasi yang cepat dan stimulus ekonomi triliunan dolar meningkatkan permintaan.
Pergerakan kuat dari pasar komoditas turut memberikan kekuatan rebound bagi aussie, selain komoditas unggulan tembaga naik kembali ke posisi rekor tertinggi 1 dekade juga di-support kenaikan harga minyak mentah.
Fokus investor selanjutnya di sesi Asia akan mencermati laporan risalah pertemuan RBA dan juga data neraca perdagangan luar negeri Cina daratan. Kemudian di sesi Amerika akan menunggu rilis data NFP AS untuk bulan April sebagai arahan penggerak dolar AS selanjutnya.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak lemah di pasar uang Asia setelah tertekan perdagangan sebelumnya oleh anjloknya yield obligasi AS. Dolar AS tertekan meskipun rilis data klaim pengangguran semakin menurun.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang kini berada pada posisi 0.7787 sedang naik mendekati R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah akan turun ke posisi 0.7740 sebelum mencapai S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7898 | 0.7842 | 0.7811 | 0.7756 | 0.7725 | 0.7670 | 0.7638 |
| Buy Avg | 0.7793 | Sell Avg | 0.7725 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



